Langsung ke konten utama

Dinas Sosial Sultra Seleksi Pilar-Pilar Berprestasi

tegas.co, KENDARI, SULTRA – Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar seleksi  pilar-pilar sosial berpretasi di 17  Kabupaeten Kota di Sultra yang di gelar salah satu hotel di Kendari, Ju’mat (19/5).
Perekrutan Pilar-pilar sosial yang dilaksanakan Dinas Sosial provinsi di salah satu Hotel di kendari. FOTO ; ODEK
Perekrutan Pilar-pilar sosial yang dilaksanakan Dinas Sosial provinsi di salah satu Hotel di kendari.
FOTO ; ODEK
“Kegiatan pilar-pilar sosial ini apresiasi dari Kemensos   RI, atas segala kinerja-kinerja selama ini yang merupakan pangilan jiwa sebagai pendampingan dalam rangka membatu pemerintah, di kesejahtraan sosial. Nantinya ke 40 orang  ini akan di umumkan, siapa yang nantinya akan mengikuti seleksi tahap selanjutnya di tingkat Nasional,” ujar  Kamaruddin selaku Kepala bidang pemberdayaan sosial di dinas Sosial provinsi Sultra.
Dikatakan, pilar-pilar sosial merupakan kegiatan Kementrian Sosial yang di biayai oleh APBN sebanyak 40 orang,yang di ikuti masing-masing Kabupaten Kota.
” Pilar-pilar sosial ini merupakan kegiatan Kemensos RI akan merekrut sebanyak 40 orang dari setiap kabupaten kota di Sultra,” katanya.
Menurutnya, dari 40 orang yang terseleksi sebagai pilar sosial yang terdiri dari Pekerja Sosial Masyarat (PSM), Tenaga Kesejatraan Sosial Kecamatan (TKSK), Karang Taruna dan Organisasi sosial lainnuya yang kemudian akan di tempatkan di tiap-tiap Kabupaten Kota.
“kegiatan ini terselenggara atas pembiayaan APBN Pusat melalui kementerian Sosial RI,” terang Kamaruddin.
Ditambahkan, pilar-pilar sosial ini bertujuan untuk membatu pemerintah dalam melakukan penanganan, pembagunan kesejatraan sosial, dimana itu ada seperti  Penyandang Kesejataraan Masyarakat Sosial (PMKS) secara umum.
“Pilar-Pilar Sosial  yang akan mewakili Sultra di tingkat nasional nantinya adalah juara I dari unsur Karang Taruna, Unsur PSM, Unsur TKSK dan dari unsur LKS atau organisasi sosial lainnya,” tandasnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Contoh Masalah Sosial Dalam Masyarakat

Masalah sosial di dalam masyarakat memiliki berbagai ciri dan jenis-jenis yang berbeda. Hal ini dapat dibedakan dari berbagai sisi, seperti masalah sosial berdasarkan stratifikasi sosial, masalah sosial berdasarkan masalah ekonomi , masalah sosial akibat disorganisasi sosial, dan lain-lain. Masalah sosial ini memiliki ciri-ciri yang sangat mudah untuk diketahui. Masalah sosial cenderung melibatkan kepentingan dan kesejahteraan kelompok. Masalah sosial ini apabila dibiarkan saja tanpa diberi solusi dapat menyebabkan dampak yang sangat negatif di masa mendatang. Masalah sosial yang dihadapi masyarakat tertentu tentu saja berbeda-beda. Negara yang berbeda memiliki masalah sosial yang berbeda. Kebudayaan dan pola pikir masyarakat yang maju dan kebudayaan dan pola pikir masyarakat berkembang juga menyebabkan masalah sosialnya masing-masing. Beberapa contoh masalah sosial dalam masyarakat pada umumnya adalah : 1. Kemiskinan Kemiskinan adalah kondisi ...

Data PMKS berbasis Panti

Data Kesejahteraan Sosial

Peran TKSK dalam Pendistribusian KPS

  Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), berdasarkan Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2013 tentang Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), merupakan seseorang yang diberi tugas, fungsi, dan kewenangan oleh Kementerian Sosial dan/atau dinas/instansi sosial provinsi, dinas/instansi sosial kabupaten/kota selama jangka waktu tertentu untuk melaksanakan dan/atau membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial sesuai dengan wilayah penugasan di kecamatan. TKSK juga mempunyai partner Pekerja Sosial Masyarakat dan juga Karang Taruna yang berada di tingkat desa/kelurahan yang dapat dijadikan sumber informasi kejadian sosial yang terjadi di masyarakat. Dalam pendistribusian KPS, TKSK berfungsi diantaranya: Memfasilitasi pengisian dan penyusunan daftar Rekapitulasi Rumah Tangga Pengganti. Memfasilitasi pengiriman kembali KPS yang dikembalikan oleh rumah tangga yang merasa tidak berhak, atau penggantian berdasarkan musdes/muskel, untuk s...